Manajemen Keuangan
[ Bisnis ]

Tips Mengatur Keuangan untuk Pasangan Muda

Dewasa ini banyak muda mudi yang memutuskan untuk menikah di usia yang sangat muda. Di usia yang masih di bawah 25 tahun mereka berani mengikat janji dan mengarungi kehidupan sampai akhir. Tentu saja menikah di usia muda banyak positif dan negatifnya. Positifnya adalah sebagai seorang yang masih muda, tentu saja hadirnya pasangan yang bisa dikatakan selalu ada akan membuat hari harinya semakin menyenangkan.

Manajemen Keuangan

Terlebih lagi jika seorang yang menikah muda ini sedang melakukan perjuangan untuk menjadi seorang yang lebih mapan dalam perihal ekonomi, tentu saja adanya sang istri atau suami yang selalu memberikan motivasi akan memberikan kekuatan yang lebih untuk bisa menjadi yang lebih baik lagi. Tidak hanya sisi positif saja, tentu saja menikah di usia yang sangat muda dan belum matang ini akan menjadi banyak rintangannya. Dengan pemikiran yang masih belum stabil, menyatukan dua pemikiran dalam satu rumah jelas akan sulit. Pasangan yang menikah muda perlu melakukan banyak hal agar hubungan yang dijalinnya tidak berakhir buruk dan mampu bertahan sampai akhir.

Hal hal yang banyak atau sering dialami oleh mereka yang memutuskan untuk menikah di usia dini adalah soal keuangan. Ya, menikah di usia yang masih belia tentu saja perihal ekonomi masihlah berada di tingkat yang belum matang. Oleh karena itu, maslaah ini yang sering menjadi pemecah hubungan para pasangan yang memutuskan untuk menikah muda. Di usia yang masih belia, dengan pendapatan yang masih pas pasan tentu para pasangan harus lebih pintar. Mereka harus melakukan manajemen keuangan yang baik jika ingin bisa mengarungi kehidupan tanpa masalah di kemudian hari. Solusi yang pertama dan harus kalian perhatikan untuk bisa mendapatkan keuangan yang cukup dengan pendapatan yang masih pas pasan adalah dengan membuat pembukuan.

Tidak perlu pembukuan yang sistematis dan rapi layaknya di perusahaan perusahaan. Bagi kalian pasangan pasangan yang masih belia, kalian cukup menghitung berapa pemasukan dari kalian setiap bulannya dan lakukan pembukuan setiap kali ada pemasukan dan kebutuhan. Lakukan hal tersebut dengan pasti karena dengan adanya pembukuan ini kalian bisa lebih mengontrol keuangan kalian dengan lebih baik. yang kedua adalah selalu sisihkan pendapatan atau gaji di awal bulan untuk tabungan. Ya, tabungan ini akan menjadi hal penting terlebih menghadapi masa depan ketika kalian memiliki momongan.

Selalu sisihkan pendapatan kalian sebagai bentuk persiapan kalian. Akan lebih baik jika pemegang keuangan adalah keduanya. Mungkin biasanya pemegang uang di keluarga adalah mereka para wanita. Namun jika masih dalam usia muda, tentu saja wanita juga belum bisa diandalkan dengan sepenuhnya. Alih alih ingin mendapatkan manajemen yang lebih baik, uang malah habis untuk belanja online. Jelas kalian di sini akan lebih pusing.

Selanjutnya adalah dengan membayar cicilan tepat waktu. Mengulur ulur pembayaran cicilan misal KPR atau cicilan mobil hanya akan menambah beban keuangan kalian. Usahakan untuk membayarkan semua cicilan yang kalian miliki tepat waktu. Jika sudah maka kalian bisa membagi bagi kebutuhan dari uang yang masih tersisa. Selanjutnya adalah jangan takut untuk mengajukan pinjaman. Namun perlu diingat jika pinjaman yang kalian ajukan adalah untuk kebutuhan yang penting dan menguntungkan misal untuk investasi atau untuk membeli rumah. Bagi kalian yang ingin meminjam uang, kalian bisa mengunjungi modalkita.com karena disana kalian bisa mendapatkan KTA atau kredit tanpa agunan dengan bunga bersaing.

Tags: ,

admin

Send a Comment

Your email address will not be published.